BANGNES.COM - Salah satu petugas Kereta Api menjadi Korban Korban tertabrak kereta api di perlintasan jalur lansir Stasiun Surabaya Kota saat hendak menjalankan sholat tarawih, pada selas (11/3/2025) pukul 19:20 WIB.
Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Eko Adi Wibowo Saat Di konfirmasi membenarkan jika ada petugas kereta api yang tertabrak kereta saat hendak menyebrang di perlintasan rel.
"Benar, Satu petugas berinisial W (44) meninggal di perlintasan rel saat hendak menyebrang," Ucap Kompol Eko, rabu (12/3/2025).
Kompol Eko menjelaskan, kejadian bermula saat korban W (44) menyebrang di perlintasan jalur lansir, karena kondisi di TKP cukup gelap dan karena terburu -buru korban sempat tersandung dan jatuh di tengah perlintasan.
Naasnya pada waktu bersamaan Kereta Api Dengan nomer Lambung CC 2018906, yang sedang mundur menarik gerbong kereta nomer lambung K306631 tak mengetahui jika ada satu petugas yang terjatuh di perlintasan rel, korban langsung tertabrak hingga meninggal di lokasi.
“Tadi kebetulan almarhum dari kantor yang di belakang mau tarawih. Tahu-tahu ada KA mundur. Jadi, tidak tahu, karena agak gelap, buru-buru kesandung, gak tau kereta mundur atau apa,” Jelas Kompol Eko.
Kompol Eko mengatakan, masih mengali informasi terkait identitas korban, namun ia memastikan bahwa korban merupakan salah satu petugas Kereta Api
"Identitas korban sementara masih kita gali. Karena begitu diangkat kita evakuasi dibawa ke RSUD dr. Soetomo. (Petugas kereta api setempat) Iya betul,” kata Kompol Eko.
Petugas Kepolisian dari Polsek Pabean Cantikan dan petugas gabungan dari Command Center 112 Surabaya, mengevakuasi korban di bawah rel, selanjutnya jenazah korban di bawah ke RSUD DR Soetomo dengan mengunakan mobil ambulance dari Dinas Sosial Surabaya. (SS)